POLRESTA Balikpapan mengintensifkan penerapan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) sebagai bagian dari strategi modernisasi penegakan hukum lalu lintas.
Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Jerrold H.Y. Kumontoy, menegaskan penggunaan ETLE menjadi langkah penting untuk menciptakan sistem penindakan yang lebih transparan dan terukur.
“ETLE menjadi salah satu perangkat utama dalam penegakan hukum lalu lintas yang modern,” ujarnya.
Saat ini, sistem ETLE di Balikpapan terbagi menjadi dua kategori, yakni statis dan dinamis. Untuk ETLE statis, sebanyak enam kamera telah terpasang di titik strategis seperti kawasan Lapangan Merdeka, traffic light Plaza, dan traffic light Beruang Madu.
Sementara itu, ETLE dinamis dijalankan melalui perangkat mobile berbasis ponsel pintar yang dilengkapi teknologi kecerdasan buatan (AI). Perangkat ini memungkinkan petugas melakukan penindakan langsung di lapangan dengan sistem yang terintegrasi.
“Setiap pelanggaran yang terekam akan langsung masuk sistem dan terklasifikasi secara otomatis,” jelas Jerrold.
Dalam operasi gabungan bersama Dinas Perhubungan di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, sebanyak 35 pelanggar berhasil ditindak menggunakan ETLE mobile.
Jenis pelanggaran yang ditemukan cukup beragam, mulai dari penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi (brong), pelat nomor tidak standar, hingga pelanggaran keselamatan dasar.
Selain itu, petugas juga menindak pengendara tanpa helm, berboncengan lebih dari dua orang, tidak menggunakan sabuk pengaman, hingga parkir liar.
Polresta Balikpapan menegaskan bahwa langkah ini bukan semata penindakan, tetapi juga bagian dari upaya membangun budaya tertib berlalu lintas.
Penegakan hukum berbasis teknologi diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan.
Kapolresta mengingatkan bahwa keselamatan di jalan raya tidak hanya bergantung pada pengawasan aparat, tetapi juga kesadaran setiap pengguna jalan.
Mulai dari kelengkapan administrasi kendaraan hingga etika berkendara menjadi faktor penting dalam menciptakan lalu lintas yang aman. [RE/SR]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami
















