PEMERINTAH Kota Bontang memperkuat dukungan terhadap program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026. Komitmen ini terlihat dari kehadiran Penjabat Sekretaris Daerah, Akhmad Suharto, dalam rapat koordinasi teknis di Markas Kodim 0908/Bontang, Kamis (16/4).
Rapat ini membahas kesiapan pelaksanaan program lintas sektor yang digagas TNI. Fokusnya mencakup perencanaan kegiatan hingga pelaksanaan di lapangan.
Akhmad Suharto menegaskan pemerintah kota siap bersinergi dengan TNI dan pemangku kepentingan lain. Dukungan mencakup perencanaan, penganggaran, hingga eksekusi program.
“TMMD tidak hanya membangun fisik, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” tegas Suharto. Ia menilai kolaborasi lintas perangkat daerah penting agar program berjalan tepat sasaran.
Program TMMD ke-128 mencakup pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan dan fasilitas umum. Selain itu, kegiatan nonfisik meliputi penyuluhan, layanan kesehatan, dan edukasi kebangsaan.
Pendekatan ini dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat secara menyeluruh. Sinkronisasi antara rencana pembangunan dan kebutuhan lapangan menjadi perhatian utama.
Pemkot Bontang mendorong agar TMMD memberi dampak berkelanjutan. Program ini diharapkan membuka akses wilayah, meningkatkan konektivitas, dan memperkuat ketahanan sosial.
“Kolaborasi ini diharapkan berlanjut, tidak berhenti di satu program,” tambah Suharto. Ia menilai TMMD dapat menjadi model kerja sama jangka panjang antara TNI dan pemerintah daerah.
Secara nasional, TMMD ke-128 dilaksanakan di 47 kabupaten dan kota. Program dijadwalkan berlangsung hingga 23 Juli 2026.
Data TNI menunjukkan TMMD rutin digelar untuk mempercepat pembangunan di wilayah yang membutuhkan intervensi infrastruktur dan sosial. Pemkot Bontang memastikan terlibat aktif agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. [ADS/BTG]
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami















